Berencana untuk mencairkan asuransi JHT dari BPJS Ketenagakerjaan? Tapi setelah mencoba beberapa kali Anda selalu gagal setelah mengajukan. Apa penyebabnya? Kegagalan saat klaim merupakan hal yang umum dan alasan gagalnya klaim juga bervariasi. 

Sebagian besar kesalahan biasanya terjadi bukan karena sistem, tetapi kurang teliti dalam memenuhi persyaratannya. Padahal BPJS Ketenagakerjaan sudah semakin mempermudah proses pencariannya melalui online. 

Tidak ingin gagal lagi saat melakukan klaim mendatang? Anda perlu tahu apa saja penyebab gagalnya klaim berikut ini. 

5 Alasan Klaim BPJS Ketenagakerjaan Gagal 

Konsep dari BPJS Ketenagakerjaan sebenarnya tidak terlalu jauh berbeda dari asuransi jiwa. Pasalnya setiap peserta harus membayar iuran wajib setiap bulan. Iuran ini bisa dibayarkan oleh perusahaan langsung atau dari peserta secara mandiri sesuai dengan jenis pekerjaannya. 

Pada saat terjadi pemutusan hubungan kerja dan peserta mengalami tekanan ekonomi atau sudah masa pensiun maka dana iuran tersebut bisa dicairkan. Peserta bisa mengajukan klaim JHT ke BPJS Ketenagakerjaan. 

Selama proses inilah, peserta wajib mengikuti semua syarat pencairan BPJS Ketenagakerjaan yang sudah ditetapkan. Hanya saja klaim bisa saja ditolak karena beberapa alasan berikut ini. 

  • Tidak Menyertakan Paklaring

Syarat yang cukup penting ini masih sering disepelekan, sehingga ketika Anda mengatakan tidak menyertakannya. Paklaring atau surat keterangan pemutusan hubungan kerja yang dikeluarkan perusahaan tempat Anda bekerja akan menjadi bukti bahwa sudah tidak lagi bekerja. 

Tanpa adanya surat ini, maka pihak BPJS akan langsung menolak pengajuan. Solusinya adalah kembali ke kantor dan mintalah surat paklaring dengan tujuan untuk mencairkan BPJS. Dalam surat tersebut tanggal berhenti kerja dan fotocopynya yang sudah dilegalisir harus diperhatikan. 

  • Syarat Dokumen yang Tidak Lengkap

Selain paklaring ada juga beberapa syarat dokumen yang harus dipenuhi, contohnya eKTP, KK, dan buku rekening. Anda harus membuat semua dokumen asli serta fotokopiannya pada saat mengajukan klaim. 

Jika salah satu dokumen tersebut tidak dipenuhi maka pengajuan akan langsung gagal. Apalagi untuk dokumen KTP yang tidak cocok dengan domisili. Anda harus membawa surat keterangan domisili dari RT atau RW agar tetap berhasil saat klaim. 

  • Hilangnya Kartu BPJS Ketenagakerjaan

Alasan ketiga adalah kartu BPJS yang hilang, maka pengajuan akan langsung ditolak. Jika kamu menemukan bahwa kartu hilang akan lebih baik untuk membuat terlebih dahulu sebelum mengajukan. 

Anda tidak bisa menyertakan surat kehilangan yang dibuat di kantor polisi karena tidak berlaku. Apabila kartu hilang, Anda bisa membuat lagi yang baru dengan melengkapi syarat seperti e-KTP, KK, surat pengantar dari perusahaan soal status kepegawaian dan surat kehilangan dari kepolisian. 

  • Kepesertaan Belum Non Aktif 

Khusus bagi Anda yang bekerja di perusahaan, maka pencairan dana bisa dilakukan apabila status kepesertaan BPJS Sudah non aktif. Artinya perusahaan sudah tidak bertanggung jawab lagi membayar iuran bulanan peserta.

Pada saat Anda mengajukan namun status masih aktif maka pencairan akan gagal. Untuk bisa menonaktifkannya Anda harus meminta HRD perusahaan untuk mengubah status kepesertaan. Jika statusnya masih aktif dana yang dicairkan tidak bisa 100%. 

  • Masa Tunggu yang Belum Mencukupi

Tahukah Anda bahwa setelah Anda diberhentikan dari perusahaan, pencairan BPJS tidak bisa langsung dilakukan. Ada masa tunggu yang harus diikuti yakni satu bulan setelah Anda berhenti bekerja. 

Hal ini juga berkaitan dengan tanggal yang tertera pada paklaring. Jika tanggal sudah lebih dari satu bulan maka pencairan bisa dilakukan. Namun jika Anda baru melalui masa dua atau tiga minggu maka tidak bisa mengajukannya. 

Anda pun bisa juga melakukan pengecekan status apakah dana sudah ditransfer atau belum ke website bpjs ketenagakerjaan langsung pada menu tracking. Dengan begitu Anda bisa tahu detail proses pencairan JHT. 

Selama Anda memenuhi semua syarat dengan benar maka pengajuan bisa dilakukan dengan lancar. Dana akan langsung dikirim ke rekening yang diberikan sesuai tanggal yang telah diberitahukan.